Sponsored Links

Membuat Lubang Biopori

Sponsored Links

Biopori adalah lubang di dalam tanah yang terbentuk karena aktivitas organisme, baik berupa akar tanaman, cacing,dll . Lubang dalam ukuran kecil tersebut terisi udara dan dapat menjadi tempat masuknya air. Semakin banyak lubang tersebut, maka semakin besar kemampuan tanah untuk meresap air di atasnya. Dengan demikian, potensi terjadinya banjir dan genangan dapat terkurangi.

Dari pengertian tersebut, tentu saja biopori hanya dapat terbentuk secara alami, yang bisa kita lakukan yaitu bagaimana caranya untuk memperbesar peluang terciptanya biopori tersebut. Cara yang dilakukan yaitu dengan membuat rekayasa lubang resapan biopori. Secara awam lubang resapan biopori disebut dengan biopori . Penyebutan ini memungkinkan banyak orang salah paham mengira bahwa biopori adalah lubang buatan tersebut, padahal sebenarnya biopori adalah lubang kecil yang terbentuk secara alami .

Lubang resapan biopori dibuat dengan kedalaman tertentu, lalu diisi dengan dedaunan yang sudah kering atau bisa juga yang masih hijau. Dengan waktu tertentu daun-daun tersebut akan membusuk lalu menarik organisme bawah tanah untuk mendekatinya. Pergerakan organisme tersebut membentuk lubang biopori di sekitar lubang resapan tersebut.

Mungkin ada sedikit perbedaan dengan cara pembuatan di tempat lain, tetapi intinya hampir sama. Dengan mengetahui manfaat dan cara pembuatannya yang sederhana, akan banyak orang yang tertarik untuk membuatnya di lingkungan masing-masing.
Alat-alat yang dibutuhkan:
#Bor biopori

m - Copy mm - Copy

#Pipa paralon dengan ukuran sesuai bor biopori, biasanya 3″/4″

v - Copy

#Dob dengan ukuran sesuai bor biopori, jumlah dob sesuai dengan jumlah lubang yang akan dibuat

Dob - Copy

#Gergaji besi

Stang-Gergaji-Besi-Type-HL-108-12inch-JASON - Copy

#Alat bor tangan

bosh - Copy

#Linggis

Cara pembuatan:
a. Pipa paralon yang dibeli dari toko besi biasanya berukuran 4 meter, potong dengan gergaji besi menjadi 10 , masing-masing 40 cm.

v - Copy
b. Buat lubang secukupnya pada dob dengan bor tangan.

vv - Copy

Atau pilih dob yang memang sudah berlubang

c. Cari lokasi yang akan dibuat lubang, lebih baik bila dibuat di tempat dimana air berkumpul atau mengalir, bisa juga dibuat alur terlebih dahulu.

IMG-20130804-02890
d. Buat lubang silindris secara vertikal di dalam tanah dengan mengg bor biopori sedalam 80-100 cm, jika terbentur batu, gunakan linggis. Untuk jarak antar lubang sendiri sebenarnya ada hitungannya, tergantung luas lahan dan intensitas hujan, bla bla bla…. Berhubung gak begitu ngerti ya kira-kira saja diberi jarak sekitar 1 meter.

bor2

e. Masukkan potongan pipa paralon ke lubang yang telah dibuat.
f. Isi paralon dengan sampah organik seperti dedaunan atau rumput.

biopori-300x300
g.Tutup lubang paralon dengan dob.

vvvvvvvv
Paralon ditutup dengan Dob (Ilustrasi bila dikeluarkan dari dalam tanah)

Cara pemeliharaan:
* Sampah organik di dalam lubang resapan biopori lama-kelamaan akan menyusut dan perlu ditambahkan dalam jangka waktu tertentu.
* Kompos yang terbentuk bisa diambil dari lubang setiap akhir musim kemarau, lalu masukkan lagi sampah organik yang baru.
Sebelum membuat lubang pastikan tempat tersebut tidak dilalui talang air atau saluran apapun di bawah tanah. Semoga bermanfaat, selamat mencoba.

Share Button

Sponsored Links

12 Photos of the "Membuat Lubang Biopori"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *