Sponsored Links

Kenali Jenis-jenisa Kaca untuk Rumah Anda (Part 1)

Sponsored Links

Kaca merupakan salah satu elemen penting di bangunan, pertokoan, baik rumah tinggal, gedung bertingkat tinggi. Fungsi kaca selain untuk masuknya sinar juga sebagai bagian dari estetika untuk bangunan.

Sebenarnya cukup beragam jenis kaca yang dapat digunakan untuk melengkapi bangunan. Namun di kalangan masyarakat awam, hanya mengenal kaca kaca rayben, cermin, dan kaca bening.

Ada pun jenis-jenis kaca :

Kaca Bening
Kaca ini tidak berwarna, memiliki permukaan yang sangat bersih, rata dan bebas distorsi.
Kaca ini banyak digunakan untuk eksterior maupun interior bangunan, baik gedung bertingkat maupun rumah tinggal . Namun kaca ini tidak direkomendasikan untuk ektserior bangunan bertingkat karena kemampuan yang kurang menahan panas matahar.
Kaca ini juga sering disebut dengan kaca polos atau dalam istilah teknisnya adalah float glass.
Kaca ini juga dapat digunakan untuk perabot rumah tangga, misalnya lemari, table top, dinding dekorasi, akuarium dan sebagainya.
Karena sifat kacanya yang tidak berwarna, jenis kaca ini memberikan tingkat transmisi yang tinggi serta memberikan bayangan yang perfect.
Ketebalan kaca ini bervariasi, yang umum dipakai mulai dari 5mm s/d 8mm. Pemilihan ketebalan kaca disesuaikan bentang kaca yang akan dipasang. Untuk rumah tinggal dan interior gedung, biasanya digunakan kaca yang tebalnya 5mm s/d 8mm tergantung bentangnya.

a

Kaca Warna

Di kalangan masyarakat, kaca ini biasa disebut kaca rayben untuk kaca berwarna hitam. Istilah teknisnya adalah tinted glass.
Kaca panasap mampu menyerap 55% panas matahari, sehingga akan mengurangi beban AC/pendingin ruangan dan memberikan rasa nyaman pada penghuni di dalam bangunan. Dengan warna kaca tersebut, kaca tidak tembus pandang, sehingga memberikan kebebasan privasi bagi penghuni bangunan.
Kaca panasap merupakan kaca yang diberi warna dengan menambahkan sedikit logam pewarna seperti besi, kobalt, silenium, dan sebagainya pada bahan baku kaca.
Karena warna yang terkandung pada kaca, maka semakin tebal kaca maka warnanya akan semakin gelap dan tingkat penyerapan panas matahari akan lebih semakin tinggi.
Warna yang tersedia pada kaca panasap adalah euro grey, blue green, dark blue, dark grey, green dan bronze .
Kaca jenis ini dapat digunakan baik untuk interior maupun eksterior bangunan. Namun dalam pengaplikasiannya, jenis kaca ini lebih banyak dipakai pada eksterior bangunan, baik untuk pintu & jendela, maupun pada curtain wall. Untuk pintu da jendela, biasa digunakan tebal kaca 6 mili meter. Sedangkan pada curtain wall, digunakan tebal kaca 8mm / 10mm, tergantung hasil perhitungan.

b

Kaca Es

Kaca jenis ini diproduksi dengan cara roll-out process, di mana leburan bahan baku kaca dialirkan melalui sepasang rol dengan satu rol memiliki pola tersendiri, sehingga pada salah satu permukaan kaca akan tercetak pola sesuai dengan pola pada rol.
Kaca es, adalah kaca yang terdapat tekstur dengan pola tertentu pada salah satu sisinya.
Penggunaan kaca ini lebih banyak dipakai pada interior bangunan, yaitu untuk dinding, pintu perabot rumah, partisi, dan kaca pada kamar mandi.
Karakter jenis kaca ini, memberikan efek dekoratif, efek pencahayaan dan efek pembayangan yang menarik, serta memiliki kemampuan mereduksi silau secara maksimum.

d

c

Share Button

Sponsored Links

5 Photos of the "Kenali Jenis-jenisa Kaca untuk Rumah Anda (Part 1)"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *