Sponsored Links

Gunakan Semen yang Tepat untuk Kebutuhan Anda ( Part 2)

Sponsored Links

SEMEN ANTI BAKTERI
Campuran antara semen Portland dan “anti bacterial agent” seperti germicide. Bahannya ditambahkan pada semen Portland untuk beton terhadap serangan jamur dan bakteri yang tumbuh. Sedangkan sifat fisik dan kimianya hampir sama seperti semen Portland tipe I.

Penggunaan semen antara lain :
Kolam-kolam
Kamar mandi
Keramik
Lantai industri makanan

OIL WELL CEMENT

Semen Portland semen yang dicampur dengan bahan retarder khusus seperti casein, asam borat, lignin,organic hidroxid acid atau gula . Fungsi dari retarder disini adalah untuk mengurangi kecepatan pengerasan pada semen, sehingga adukan dapat dipompakan kedalam sumur gas atau minyak. Semen ini masih dibedakan lagi menjadi beberapa kelas-kelas sesuai dengan API Spesification 10 1986, yaitu :

KELAS A Digunakan untuk sumur hingga 1830 m, apabila sifat khusus tidak dipersyaratkan
KELAS B Digunakan untuk sumur hingga 1830 m, apabila kondisi membutuhkan tahan terhadap sulfat sedang
KELAS C Digunakan untuk sumur hingga 1830 m, apabila kondisi membutuhkan sifat kekuatan tekan awal yang tinggi
KELAS D Digunakan untuk sumur hingga 1830 – 3050 m, dengan kondisi suhu dan tekanan yang sedang
KELAS E Digunakan untuk sumur hingga 3050 – 4270 m, dengan kondisi suhu dan tekanan yang tinggi
KELAS F Digunakan untuk sumur hingga 3050 – 4880 m, dengan kondisi suhu dan tekanan yang tinggi
KELAS G Digunakan untuk cementing mulai surface casing sampai dengan kedalaman 2440 m, akan tetapi dengan penambahan accelerator atau retarder. Dapat digunakan untuk semua pemakaian, mulai dari kelas A – E
BLENDED CEMENT (SEMEN CAMPUR)
Semen campur dibuat karena dibutuhkannya sifat-sifat khusus yang tidak ada di semen portland. Untuk mendapatkan sifat khusus tersebut diperlukan material lain sebagai pencampur.Jenis semen campur :
Portland Pozzolan Cement (PPC)
Semen Portland Pozzolan (SPP)
Semen Mosonry
Semen Portland Pozzolan (SPP)/(PPC)
Portland Blast Furnace Slag Cement
Portland Composite Cement (PCC)
Semen Portland Campur (SPC)

Semen Portland pozzolan (SPP) atau Portland Pozzolan Cement (PPC) adalah merupakan semen hidrolisis yang terdiri dari bahan yang homogen antara semen Portland dengan bahan pozzolan halus, yang diproduksi dengan menggiling klinker semen Portland & pozzolan bersama / mencampurnya secara merata semen Portland dan bahan pozzolon atau gabungan antara menggiling dan mencampur.

Portland Blast Furnace Slag Cement

Yaitu semen Portland yang dicampur dengan kerak dapur tinggi secara homogen dengan cara mencampur bubuk halus slag dengan bubuk halus Portland atau menggiling bersama antara klinker porland dengan butiran slag. Activitas slagbertambah dengan bertambahnya ratio MgO/SiO2 + CaO + Al2O3 dan glass content. Tapi biasanya keberadaan ratio oksida & glass Content tersebut saling berkebalikan. Beberapa sifat slag semen sabagai berikut :

Semen Masonry
Betonnya lebih stabil dari pada beton dengan semen portland
Jika kehalusannya cukup, mempunyai kekuatan tekan yang sama dengan semen portland.
Mempunyai permebility yang rendah

Semen masonry pertama kali diperkenalkan di USA, kemudian berkembang kebeberapa negara.Secara tradisional plesteran untuk bangunan umumnya menggunakan kapur padam, kemudian meningkat dengan dipakainya semen portland yang dicampur dengan kapur padam. Namun karena dianggap kurang praktis maka diperkanalkan Semen Masonry .

Portland Composite Cement (Semen Portland Komposit) PCC

Menurut SNI 17064-2004, Semen Portland Campur adalah Bahan pengikat hidrolisis hasil penggilingan bersama sama terak (clinker) semen portland dan gibs dengan satu atau lebih bahan anorganik, atau hasil pencampuran antara bubuk semen portland dengan bubuk bahan bahan anorganik lain. Bahan anorganik tersebut antara lain terak tanur tinggi (blastfurnace slag), pozzoland, senyawa silika, batu kapur, dengan kadar total bahan anorganik 6 – 35 % dari massa semen portland composite. Menurut Standard Eropa EN 197-1 Portland Composite Cement atau Semen Portland Campur dibagi menjadi 2 Type berdasarkan jumlah Aditive material aktif

Type II/A-M mengandung 6 – 20 % aditif
Type II/B-M mengandung 21 – 35 % aditif
Jika pada Portland Pozzolan Cement aditif yang digunakan hanya 1 jenis maka di Portland Composite Cement ini aditif yang digunakan lebih dari 1 jenis maka semen ini dikelompokkan pada TERNARY CEMENT.

Share Button
Sponsored Links

1 Photos of the "Gunakan Semen yang Tepat untuk Kebutuhan Anda ( Part 2)"