Sponsored Links

Garis Sempadan Bangunan

Sponsored Links

GSB ( Garis Sempadan Bangunan ), dibuat supaya setiap orang tak semaunya membangun sebuah bangunan.
Selain itu GSB nantinya juga berguna untuk terciptanya pemukiman yang nyaman,aman dan rapi . Membangun rumah, banyak aspek yang perlu anda perhatikan supaya nyaman untuk ditingggali. Aspek tersebut dapat berupa persyaratan administrasi atau teknis yang sesuai dengan fungsi sebuah rumah sebagai hunian.

Persyaratan tersebut sudah tertuang dalam peraturan mengenai tata bangunan dan lingkungan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan banyaknya persyaratan yang musti dipenuhi oleh masyarakat yang hendak membangun, kadang membuat orang memilih untuk mengabaikan peraturan , termasuk aturan tentang Garis Sempadan Bangunan /GSB. Di dalam Pasal 13 UU No. 28 Th 2002 mengenai Bangunan Gedung telah menyebutkan bahwasanya sebuah bangunan haruslah memiliki berbagai persyaratan jarak tanah bebas bangunan yg di dalamnya meliputi GSB yaitu jarak antar bangunan. Selain itu juga dalam membangun sebuah rumah, harus sudah mendapatkan standarisasi dari pihak pemerintah yg tercantum di SNI No. 03-1728-1989. Standar tersebut isinya mengatur setiap orang yang akan mendirikan bangunan haruslah memenuhi berbagai persyaratan lingkungan di sekitar bangunan, contohnya larangan utk membangun di luar batas GSB.
Pengertian GSB

Dalam Pasal 13 UU No. 28 Th 2002, Garis Sempadan Bangunan / GSB tersebut memiliki arti sebuah garis yg membataskan jarak bebas minimal dari sisi terluar sebuah massa bangunan terhadap batas lahan yg dikuasai. Pengertian ini dapat disimpulkan bahwa GSB yaitu batas bangunan yg diperbolehkan untuk dibangun. Patokan serta batasan untuk cara mengukur luas GSB yaitu batas atau garis tengah jalan, tepi pantai,rel kereta api, tepi sungai, dan/atau juga jaringan tegangan tinggi. Hingga kalau sebuah rumah kebetulan berada di pinggir jalan, maka garis sempadannya diukur dari garis tengah jalan tersebut sampai sisi paling luar dari bangunan di tanah yang dikuasai si pemilik rumah. Untuk faktor yang menentukan GSB ialah letak atau tempat dari lokasi bangunan tersebut dibangun. Rumah yang letaknya di pinggiran jalan, GSB-nya ditentukan oleh fungsi serta jenis jalan. Untuk lingkungan pemukiman standard hanya berkisar antara 3 sampai dengan 5 meter.

Garis Sempadan Bangunan

Bagian Bangunan Terluar Menurut GSB Pandangan tentang sisi bangunan terluar masih rancu. Beberapa menyebutkan bahwa sisi bangunan terluar ialah pagar rumah itu sendiri. Tapi sebenarnya adalah dari sisi luar fisik bangunan itu sendiri dengan komposisi lengkap dimulai dari sloof, pasangan bata, pondasi, jendela, pintu, plafond dan atap. Jika melakukan renovasi sebuah rumah, menambah bangunan melewati batas GSB / Garis Sempadan Bangunan masih ditolerir. Terdapat beberapa hal yang ditolerir yang masih dapat dibenarkan. Toleransi ini berlaku bagi bangunan sifatnya struktur, dan bukan bangunan ruang. Contohnya adalah elemen pergola yang berfungsi sebagai penyangga atap carport. Tetapi dalam membuat pergola tersebut juga tidak boleh sesuka Anda. Atap pergola itu tidak diperbolehkan menjorok ke lahan atau keluar pagar. Dan satu lagi, jika Anda merubah fungsi carport itu sendiri dengan ruang tidur atau gudang misalnya, maka Anda akan dikenakan sangsi oleh pemerintah.ampai perintah untuk pembongkaran paksa bagi bangunan tersebut.

Berikut merupakan peraturan mengenai Garis Sempadan Bangunan

slide_39

20150625_210042_bigger

Maka Patuhilah peraturan pemerintah karena itu untuk kenyamanan bersama

Garis Sempadan Bangunan
Share Button

Sponsored Links

3 Photos of the "Garis Sempadan Bangunan"

One thought on “Garis Sempadan Bangunan

  1. I have noticed you don’t monetize your blog, don’t waste
    your traffic, you can earn additional bucks every month because you’ve got high quality content.
    If you want to know how to make extra money, search for:
    Mrdalekjd methods for $$$

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *